Telemedicine, Teknologi Kesehatan Untuk Akses Pelayanan Kesehatan

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

197

Akses, kesetaraan, kualitas, dan efektivitas adalah isu utama yang dihadapi oleh dunia kesehatan sekarang ini  baik di negara-negara berkembang maupun di negara miskin. Akses yang sulit ke pelayanan kesehatan seperti Rumah Sakit masih merupakan masalah yang umum terjadi di daerah-daerah, terutama daerah terpencil di Indonesia.

Teknologi informasi merupakan salah satu komponen penting dalam peradaban manusia untuk mengatasi masalah-masalah yang dihadapi.  Di dunia medis dengan perkembangan pengetahuan yang begitu cepat, dokter akan cepat tertinggal jika tidak memanfaatkan berbagai fasilitas untuk mengikuti perkembangan terbaru.

Telemedicine adalah aplikasi dari pengobatan klinis yang pengembangannya memanfaatkan telepon, internet, dan jaringan komunikasi lain untuk mengirimkan informasi medis. Dengan teknik ini, informasi medis yang dikirimkan dapat digunakan untuk konsultasi kesehatan, dan kadang-kadang dapat digunakan untuk prosedur medis di tempat terpencil. Telemedicine paling bermanfaat untuk masyarakat yang tinggal di daerah terpencil ataupun daerah yang jauh. Saat ini telemedicine diterapkan secara virtual untuk semua bidang medis. Spesialis yang menggunakan telemedicine sering menggunakan prefix tele. Contohnya, telemedicine yang diterapkan oleh radiologist disebut teleradiologi, telemedicine yang diterapkan oleh cardiologist disebut telecardiology.

Telemedicine sangat bermanfaat sebagai alat komunikasi antara praktisi umum dan spesialis yang berada di lokasi yang jauh. Pemantauan pasien dapat dilakukan di rumah, dengan menggunakan perangkat-perangkat yang dikenal umum seperti tekanan darah, dan pengiriman informasi tersebut ke caregiver (orang yang bertanggung jawab atas kesehatan pasien, yaitu keluarga pasien) di tempat yang jauh. Solusi pemantauan jarak jauh ini difokuskan pada penyakit kronis dengan angka kematian yang tinggi.

Teknologi telemedicine terdiri dari teknologi perangkat keras dan perangkat lunak, seperti komputer, jaringan internet, handphone, dan lain-lain.

Manfaat yang bisa didapatkan dari program telemedicine adalah :

  1. Mengatasi kurangnya tenaga dokter atau dokter spesialis di daerah
  2. Memperkuat Sistem Rujukan Nasional sehingga otomatis akan menurunkan angka rujukan
  3. Mengatasi kurangnya sarana diagnosis di fasilitas layanan kesehatan daerah
  4. Mengatasi keterlambatan penegakan diagnosis pasien sehingga pasien dapat cepat tertangani dengan benar
  5. Meningkatkan efisiensi karena dengan adanya telemedicine maka travelling patient dapat dicegah
  6. Dapat digunakan sebagai alat pengajaran, dimana staf medis yang berpengalaman dapat mengamati, menunjukkan, dan menginstruksikan staf lain

Di negara berkembang, aplikasi telemedicine telah berhasil meningkatkan kualitas dan aksesibilitas pelayanan kesehatan dengan memungkinkan evaluasi, diagnosis, perawatan kepada pasien dari jarak jauh. Telemedicine menyediakan sarana yang efisien di daerah-daerah terpencil untuk dapat mengakses sarana perawatan tertier. Dengan meningkatnya akses ini, pasien mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih baik sehingga memperbaiki kulitas hidup pasien, terutama pasien dengan kondisi kronis. Di Indonesia sendiri telemedicine juga sudah mulai dikembangkan oleh beberapa rumah sakit. Bagaimana, apakah Anda berminat untuk mencoba? (EDA)

Sumber :

  1. Dinya E, Toth T. Helath Informatics : eHealth and Telemedicine. Semmelweis Univeristy, 2013
  2. Masa A. Strategi Pengembangan Implementasi Telemedicine di Sulawesi Selatan. IncomnTech, Jurnal Telekomunikasi dan Komputer, Vol. 5 No. 3, 2014
  3. Telemedicine Opportunities and Developments in Member States. Global Observatory for eHealth series – Volume 2. 2010

Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store