Telinga Kemasukan Air? Hindari Melakukan Ini!

42

Telinga seringkali kemasukan air saat berenang atau mandi. Akibatnya, telinga terasa penuh, tersumbat sehingga pendengaran seperti terpendam. Saat telinga kemasukan air, hal pertama yang perlu diingat adalah jangan panik. Karena air yang masuk di telinga tidak akan selamanya berada di dalam.

Saat telinga kemasukan air, hindari juga melakukan hal-hal seperti dibawah ini, yaitu:

  • Menggunakan cotton bud

Menggunakan cotton bud atau korek kuping untuk mengatasi telinga yang kemasukan air hanya akan memperburuk keadaan. Cotton bud bisa mendorong kotoran telinga dan air masuk lebih dalam sehingga makin sulit untuk dikeluarkan, dan justru terperangkap di dalam.

Selain itu, cotton bud juga bisa menyebabkan gendang telinga tertusuk. Ketika gendang telinga terluka atau bahkan pecah, Anda bisa-bisa mengalami gangguan pendengaran. Pada kasus yang parah, cotton bud juga bisa merusak banyak saraf di belakang saluran telinga. Jika hal ini terjadi, efeknya cukup parah seperti tuli total, vertigo berkepanjangan dengan mual dan muntah, kehilangan sensor rasa, dan kelumpuhan wajah.

  • Mengorek telinga dengan jari

Saat telinga kemasukan air, Anda mungkin spontan mengatasi hal ini dengan mengorek kuping pakai jari. Padahal, cara ini sama sekali tidak dibenarkan. Mengorek telinga dengan jari dan kuku yang panjang bisa membuat jaringan di saluran telinga yang sangat halus terluka. Hal ini justru bisa membuat telinga mengalami infeksi dan terasa sakit berkepanjangan.

  • Menggunakan tetes telinga yang mengandung hidrogen peroksida

Larutan hidrogen peroksida bisa membantu melunakkan kotoran telinga yang terjebak dan menyumbat saluran telinga. Sayangnya, Anda tidak boleh menggunakan produk ini sebagai cara mengatasi telinga yang kemasukan air jika memiliki infeksi telinga luar, dan gndang telinga pecah atau rusak. Sebab itu, tanyakan pada dokter mengenai pilihan obat tetes telinga lain yang lebih aman untuk Anda.

Mengatasi telinga yang kemasukan air bisa dilakukan sendiri di rumah. Beberapa cara yang bisa Anda dilakukan, diantaranya:

  • Menggoyang-goyangkan kepala dari satu sisi ke sisi lain atau memiringkannya ke samping bawah ke arah bahu.
  • Memiringkan kepala ke samping sambil menutup telinga agar tercipta ruang hampa yang bisa menarik air keluar.
  • Mengompres telinga dengan air hangat sekitar 30 detik dan ulangi 4-5 kali.
  • Menguapkan air yang terperangkap dengan mengarahkan hair dryer ke arah telinga dari jarak yang tidak terlalu dekat.

Jika cara-cara di atas telah dilakukan tetapi air tidak kunjung keluar, maka Anda harus memeriksakan diri ke dokter agar mendapat penanganan yang sesuai. Apalagi jika ada tanda-tanda lain seperti infeksi di telinga, maupun kehilangan pendengaran di telinga yang kemasukan air. (RD/PP)

Sumber:

  • WebMD.  How to Get Water Out of Your Ears. 2019
  • Whelan C. 12 Ways to Get Water Out of Your Ear. Healthline. 2019