Ternyata Kedelai Mampu Mencegah Osteoporosis!

101

Osteoporosis mungkin saat ini merupakan istilah yang tidak asing lagi bagi kita. Ini dikarenakan saat ini banyak orang mengalaminya. Di seluruh dunia, osteoporosis dialami 1 dari 3 wanita, dan 1 dari 5 pria berusia di atas 50. Osteoporosis bertanggung jawab untuk sekitar 9 juta patah tulang setahun di seluruh dunia atau satu setiap 3 detik.

Osteoporosis yang secara harfiah berarti tulang berpori merupakan suatu penyakit yang mengurangi kepadatan dan kualitas tulang. Fakta menunjukan bahwa kehilangan 10% massa tulang di pinggul dapat menyebabkan risiko patah tulang pinggul 2,5 kali lebih besar. Keropos tulang terjadi lebih cepat pada wanita setelah menopause ini disebabkan pada masa ini mereka menghasilkan estrogen lebih sedikit. Sedangkan hormon estrogen membantu melindungi tulang dari kekeroposan.

Hubungannya dengan kedelai?

Baru-baru ini ditemukan bahwa pola makan yang kaya akan protein dan isoflavon dapat melindungi wanita yang mengalami menapouse dari keropos tulang dan osteoporosis. Hasil temuan ini dilakukan oleh para peneliti dari University of Hull di Inggris dan dipresentasikan pada konferensi tahunan Society for Endocrinology yang diadakan di Edinburgh.

Penelitian ini merekrut 200 wanita yang baru saja mengalami menopause dan kemudian secara acak dibagi menjadi dua kelompok. Pada kelompok pertama, para wanita mengambil suplemen harian 30 g protein kedelai dengan 66 mg isoflavon. Sedangkan kelompok satunya, para wanita hanya mengambil jumlah protein kedelai yang sama tetapi tanpa isoflavon.

Perlu diketahui bahwa isoflavon memiliki struktur kimia yang sama dengan estrogen. Maka didapatilah bahwa mereka yang mengkonsumsi protein kedelai dan isoflavon merupakan pilihan yang efektif dan aman untuk meningkatkan kesehatan tulang wanita yang mengalami menopause.

Jadi sobat sehat perlu menambahkan menu bahan ini ke dalam diet sehat kita. Banyak makanan tradisional yang terbuat dari kedelai. Makanan ini selain sehat juga murah misalnya tahu, tempe, dsb. Tentu saja cara mengolahnya juga menentukan. Jika sobat sehat merasakan masih belum ada perkembangan dan sepertinya tulang makin keropis, ada baiknya sobat segera kunjungi dokter untuk mendapatkan penanganan segera. Sobat tentu tidak mau mengalami resiko patah tulang lebih besar yang mengakibatkan terhambatnya aktifitas kita. Tetap sehat, tetap semangat menjalani hidup kita.

Sumber : www.medicalnewstoday.com