Tes Kesuburan Anda Dengan Cara Ini!

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

164

Sudah menikah lebih dari 6 bulan, namun belum ada tanda-tanda kehamilan, padahal Anda dan pasangan tidak pernah menundanya? Anda perlu mengecek apakah yang Anda dan pasangan termasuk dalam infertil (tidak subur) atau ada penyebab lain.

Infertilitas (kemandulan) merupakan suatu keadaan di mana Anda tidak dapat hamil walaupun tidak menggunakan kontrasepsi apapun dan telah melakukan hubungan seksual secara teratur selama 6 bulan sampai 1 tahun, tergantung pada usia Anda.

Wanita sering kali dipersalahkan jika pasangan tidak dapat memiliki keturunan. Nyatanya hal tersebut tidak selalu benar. Sebanyak 30-40 persen kasus kemandulan berasal dari pria, kemudian 40 persen lagi dari pihak wanita. Sisanya, sebanyak 20-30 persen merupakan kombinasi masalah kesuburan dari keduanya.

Dokter akan melakukan beberapa tes kesuburan untuk mengidentifikasi beragam masalah yang mungkin menjadi penyebab infertilitas. Selain pemeriksaan organ-organ reproduksi, dokter juga akan melakukan beberapa tes misalnya tes fungsi ovulasi, analisis sperma, pemeriksaan hormon dan pemeriksaan lainnya untuk memastikan penyebab ketidaksuburan.

Tes untuk pria

  1. Analisis sperma.Anda akan diminta memberikan contoh air mani untuk dilakukan pemeriksaan.
  2. USG. Melalui proses pemeriksaan USG, dokter dapat mendeteksi kemungkinan adanya gangguan pada organ reproduksi pria.
  3. Pemeriksaan hormon.Pemeriksaan ini perlu dilakukan guna menentukan tingkat testosteron dan hormon pria lainnya.
  4. Tes Genetik. Kemungkinan dilakukannya tes ini untuk mengetahui apakah ada kelainan genetik yang dapat menyebabkan mandul.

Tes untuk wanita

  1. Histerosalfingografi atau HSG. Tes kesuburan ini menggunakan foto Rontgen untuk mengambil gambar bagian dalam rahim, tuba fallopi, dan daerah sekitarnya. Prosedur ini bertujuan untuk memastikan bahwa rahim dan tuba fallopi dalam kondisi normal. Selain itu, prosedur ini juga bisa digunakan untuk mengetahui adanya masalah dalam rahim yang mungkin menghambat terjadinya pembuahan, seperti struktur abnormal di rahim dan penyumbatan pada tuba fallopi.
  2. USG transvagina. Prosedur ini adalah pengambilan gambar organ reproduksi menggunakan alat USG melalui vagina. Organ yang bisa diketahui kondisinya melalui alat ini adalah rahim, tuba fallopi, indung telur, leher rahim, dan vagina
  3. Tes ovulasi. Diperlukan pemeriksaan darah untuk mengukur tingkat hormon untuk menentukan apakah Anda berovulasi dan dapat menghasilkan sel telur secara teratur.
  4. Prosedur ini biasanya dijalankan dengan alat berupa selang tipis dan fleksibel dengan kamera di ujungnya yang dimasukkan ke rahim. Alat ini akan melihat kondisi bagian dalam dari rahim dan mengambil contoh jaringan jika dibutuhkan. (RH)

Daftar Pustaka

Mathis C.E.G. 2007. Fertility Tests for Women. Available at https://webmd.com/baby/features/fertility-tests-women#1

Ratini M, DO,MS. 2017. Fertility Tests for Men. Available at https://webmd.com/infertility-and-reproduction/guide/male-fertility-tests#1


Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store