Tinnitus

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

156

Tinnitus atau yang lebih dikenal dengan telinga berdenging adalah persepsi dering di telinga yang diakibatkan oleh suatu kondisi, seperti yang berkaitan dengan kehilangan pendengaran saat usia menua, cedera telinga, atau gangguan sistem sirkulasi. Tinnitus merupakan suatu gejala, bukan penyakit. Seseorang dengan gangguan tinnitus akan mendengar suara yang tidak disebabkan oleh sumber suara di luar tubuh manusia.

Sering kali hal ini bersifat subyektif. Artinya, suara-suara tersebut hanya dapat didengar oleh si penderita. Walaupun sangat jarang, tinnitus bisa bersifat obyektif, yaitu suara yang timbul dapat didengar pula oleh orang lain selain penderita.

Tinnitus subyektif sering kali disebabkan oleh masalah pada koklea di area telinga dalam. Hal ini umumnya berkaitan dengan faktor pertambahan usia dan terpapar suara keras berlebihan dalam jangka waktu yang panjang. Beberapa jenis obat-obatan juga bersifat ototoksik dan dapat menyebabkan kerusakan telinga dalam. Contohnya adalah aspirin, ibuprofen, dan beberapa jenis antibiotik.

Penyebab tinnitus tidak diketahui. Namun, beberapa kemungkinan sumber-sumber, yang semuanya diketahui memicu atau memperburuk tinnitus.

  1. Paparan bising

Paparan suara keras dapat merusak dan bahkan menghancurkan sel-sel rambut, yang disebut silia, di telinga dalam. Sekali rusak, sel-sel rambut tidak dapat diperbaharui atau diganti.

2. Trauma kepala dan leher

Trauma fisik pada kepala dan leher dapat menyebabkan tinnitus. Gejala lain termasuk sakit kepala, vertigo, dan kehilangan memori.

  1. Gangguan tertentu, seperti hipo- atau hipertiroidisme, penyakit Lyme, fibromyalgia, dan sindrom outlet toraks, dapat memiliki tinnitus sebagai sebuah gejala. Ketika tinnitus adalah gejala dari gangguan lain, mengobati gangguan dapat membantu meringankan tinnitus.
  2. Beberapa jenis tumor
  3. Penyakit kardiovaskular
  4. Ototoxicity
    Beberapa obat yang ototoxic, yaitu obat yang beracun bagi telinga. Beberapa obat akan menghasilkan tinnitus sebagai efek samping tanpa merusak telinga bagian dalam. Efek, yang dapat tergantung pada dosis obat, bisa sementara atau permanen. Sebelum mengambil obat apa pun, pastikan bahwa dokter Anda menyadari tinnitus Anda, dan mendiskusikan obat alternatif yang mungkin tersedia. Ada beberapa website yang memberikan informasi tentang interaksi obat.
  5. Tinnitus berdenyut

Jenis tinnitus langka yang terdengar seperti berdenyut berirama di telinga, biasanya satu waktu dengan detak jantung seseorang. Jenis tinnitus dapat disebabkan oleh aliran darah abnormal pada arteri atau vena dekat dengan telinga dalam, tumor dalam otak atau penyimpangan dalam struktur otak.

Gejala umum dari tinnitus adalah suara tanpa sumber yang jelas, yang dapat berupa:

  • Dering
  • Dengung
  • Deru
  • Decak
  • Mendesis

Risiko tinnitus dapat meningkat pada beberapa orang tertentu, seperti:

  • Terpapar suara keras, misalnya dari pekerjaan, menonton konser, menggunakan headphone, dekat lokasi ledakan, dan sebagainya
  • Merokok
  • Memiliki gangguan pendengaran
  • Kelamin laki-laki
  • Berusia lanjut

Tinnitus dapat didiagnosis melalui:

  • Uji pendengaran (audiologi).
  • Menggerakkan mata Anda, mengepalkan rahang, atau menggerakkan leher, lengan dan kaki.
  • Tes Pencitraan: CT atau MRI scan.
  • Suara yang Anda dengar: decakan/keramaian/senandung/detak jantung/dering.

Berdasarkan penyebabnya, tinnitus dapat diobati dengan:

  • Menghilangkan kotoran telinga.
  • Mengobati kondisi pembuluh darah yang menyebabkan tinnitus.
  • Mengubah obat Anda yang menjadi penyebab tinnitus.
  • Menggunakan mesin white noise: untuk menutupi suara internal di malam hari.
  • Menggunakan alat bantu dengar.
  • Menggunakan perangkat pelindung.
  • Tinnitus retraining therapy, yaitu suatu terapi yang bertujuan untuk membiasakan diri dalam mengatasi tinnitus.
  • Obat-obatan sesuai anjuran dokter (RF)

Sumber :

  1. https://alodokter.com
  2. https://hellosehat.com
  3. https://id.wikipedia.org
  4. https://klikdokter.com

Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store