Tips Agar Anak Tidak Takut ke Dokter Gigi

214

Saat Anda kecil mungkin Anda takut ke dokter gigi. Tetapi dengan selalu menjaga kebersihan mulut, kunjungan rutin ke dokter gigi dan tehnologi baru  yang tersedia saat ini, anak-anak Anda seharusnya tidak takut untuk mengunjungi dokter gigi.

Tetapi, beberapa anak tetap merasa gugup saat harus mengunjungi dokter gigi. Kebanyakan alasannya karena tidak mengetahui apa yang akan dialami, padahal penyebab utama biasanya disebabkan oleh  Anda sendiri.

Faktanya, sebuah studi yang diterbitkan oleh the International Journal of Paediatric Dentistry mengungkapkan jika salah satu anggota keluarga merasa takut untuk mendatangi dokter gigi, maka ketakutan itu akan menular ke anggota keluarga yang lain.

“terkadang orang tua memproyeksikan perasaan mereka sendiri tentang pergi ke dokter gigi kepada anak-anak mereka,” kata Dr Steven G. Goldberg, penemu DentalVibe Injection Comfort System.

Berita baiknya adalah, jika anak Anda takut untuk pergi ke dokter gigi, cobalah beberapa tips berikut ini:

Mulai melatih bersikat gigi sejak dini

Bahkan saat bayi Anda belum memiliki gigi, Anda harus secara rutin membersihkan gusinya menggunakan sikat gigi khusus bayi, atau menggunakan jari yang dibungkus kain basah setiap selesai makan. Memperkenalkan kesehatan mulut sejak dini akan mempersiapkan si Anak untuk lebih berani saat harus memeriksakan diri nantinya. Hal ini dikatakan oleh Dr. Bill Dorfman, seorang dokter gigi kosmetik di Beverly Hills, Calif.

Berkunjung ke dokter gigi sebelum usia 1 tahun

The American Academy of Pediatric Dentistry merekomendasikan agar anak-anak saat gigi pertamanya tumbuh atau pada usia 1 tahun. Kunjungan dokter gigi pada usia dini ini akan membuat anak Anda terbiasa terhadap dokter gigi, mencegah terjadinya kerusakan gigi dan mencegah timbulnya ketakutan mengenai prosedur pemeriksaan gigi di masa depan.

Bicarakan

Bacalah buku tentang pergi ke dokter gigi dan jelaskan apa yang akan terjadi ke anak Anda tentang pengalaman Anda yang bersifat positif.

Berlatih di rumah

Anda bisa mendudukkan anak Anda di kursi atau sofa yang bisa disandarkan dan berpura-pura memeriksa dan membersihkan giginya, sehingga mereka memperoleh gambaran apa yang akan mereka alami nanti pada kunjungan ke dokter gigi.

Buatlah menyenangkan

Bawalah buku atau mainan kesukaan anak Anda atau apapun yang akan membuatnya lebih familiar dan tenang. Jika Anda bisa membuatnya senang dan menjadi pengalaman yang menyenangkan maka akan membawa pengaruh positif pada kunjungan berikutnya.

Positif

Apapun pengalaman Anda dahulu dengan dokter gigi dan bagaimana perasaan Anda terhadap dokter gigi saat ini, buatlah menjadi positif untuk anak Anda. Hindari pembicaraan mengenai rasa sakit atau ketidaknyamanan, tetapi tekankan pada bagaimana gigi mereka akan menjadis sehat nantinya.

Antarkan

Dr. Golberg merekomendasikan agar Anda mengantarkan anak Anda ke tempat dokter gigi tersebut berpraktek sebelum waktu perjanjian, agar mereka dapat bertemu dengan staff dan dokter gigi tersebut dan mereka dapat yakin bahwa tidak ada yang perlu ditakutkan.

Datanglah ke dokter gigi spesialis anak

Dokter gigi spesialis anak lebih terlatih menghadapi anak-anak, menggunakan alat-alat yang lebih kecil dan biasanya memiliki tempat praktek yang ramah anak-anak, dicat dengan warna yang terang, memiliki video dan buku anak-anak.

Carilah bantuan

Jika Anda sendiri terlalu gugup untuk membawa anak Anda ke dokter gigi, mintalah pasangan Anda atau anggota keluarga lainnya untuk membawa mereka.

 

Sumber: foxnews