Tips Anti Panik Saat Anak Cedera Di Rumah

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

422

Orang tua mana yang tidak panik jika anaknya terjatuh dan cedera, apalagi jika melihat ada darah yang keluar dari luka/cedera tersebut. Namun, jika Anda panik, siapa yang akan menolong si kecil? Apa yang harus dilakukan?

Pertama-tama kuasai diri Anda dan jangan panik, yakinkan diri Anda bahwa hanya Anda yang dapat menolong si kecil. Beberapa cedera yang biasanya terjadi pada anak adalah cedera hidung, cedera kepala, cedera bibir dan mulut, yang bisa disertai dengan luka lecet atau luka robek. Nah di bawah ini adalah hal-hal yang dapat dilakukan orang tua jika si kecil cedera di rumah.

  1. Cedera kepala

Cedera yang paling sering dialami oleh anak-anak, pertolongan pertama yang harus dilakukan orang tua adalah memeriksa kondisi anak. Jika anak masih bisa membuka mata, merespon saat ditanya atau dapat melakukan perintah yang kita berikan dengan benar (misalnya angkat kaki kanan, angkat tangan kiri, dsb.), maka dapat disimpulkan bahwa kondisi anak Anda saat itu baik-baik saja. Namun jangan lengah, efek cedera kepala bisa saja baru muncul beberapa jam setelah cedera terjadi; beberapa kasus bahkan gejala baru muncul 1 hari setelahnya. Untuk itu, perhatikanlah keadaan anak Anda selama 3 x 24 jam setelah cedera kepala terjadi. Beberapa tanda bahaya yang harus diperhatikan adalah jika anak cenderung mengantuk, terlihat tidak focus, mengeluh sakit kepala, ada cedera di bagian leher, mual dan muntah yang tidak bisa ditahan (proyektil), atau anak terlihat tidur dalam waktu lebih panjang dari biasanya disertai dengkuran nafas.

  1. Cedera Hidung

Jika anak mengalami cedera hidung, biasanya menyebabkan keluarnya darah dari hidung. Langkah yang harus dilakukan adalah dudukkan anak dengan posisi kepala sedikit menunduk, tekan daerah cuping hidung dengan ibu jari telunjuk selama 2 menit. Jika masih berdarah ulangi kembali selama 2 menit. Jika tidak berhenti sumbat hidung dengan kain bersih atau tisu segera bawa ke rumah sakit.

  1. Cedera bibir dan mulut

Anak-anak sering jatuh dengan posisi wajah mengenai lantai sehingga memberikan luka di daerah bibir dan mulut. Berikan kompres air es pada area bibir atau es batu yang dibungkus handuk. Bila terjadi perdarahan yang tidak berhenti segera bawa ke rumah sakit.

Beberapa penanganan di atas dapat membantu Anda jika si Kecil mengalami cedera di rumah. Ingat, yang paling penting adalah jangan panik dan pahami langkah-langkah yang harus Anda lakukan serta ciptakan suasana yang aman di rumah Anda. Pasanglah pengaman pada tangga jika rumah Anda lebih dari satu lantai, jangan biarkan anak bermain pada lantai basah yang baru saja dipel dan letakkan benda-benda yang dapat membahayakan anak di tempat yang jauh dari jangkauan mereka. (EDA/CM)

Sumber :

  1. Sukmasari RN. Yang Perlu Dilakukan Saat anak Cedera Karena Jatuh. https://haibunda.com/kesehatan/d-3708407/yang-perlu-dilakukan-saat-anak-cedera-karena-jatuh
  2. Ini Yang Harus Dilakukan Saat Anak Terbentur di Kepala. https://ibupedia.com/artikel/balita/ini-yang-harus-dilakukan-saat-anak-terbentur-di-kepala
  3. 11 Pertolongan Pertama Saat Anak Terluka yang Harus Dikuasai Orangtua. https://id.theasianparent.com/pertolongan-pertama-saat-anak-terluka/

Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store