TIPS BANGKIT DARI KETERPURUKAN SETELAH PATAH HATI

7

Berpisah dengan pasangan tentunya bukanlah hal yang mudah. Kenanganmu bersamanya tidak hanya ada dalam bentuk foto atau video, tetapi masih tergambar jelas dalam pikiranmu. Sebagian orang bisa melewati hal ini dengan tegar, namun tak sedikit orang yang sulit beranjak dari keterpurukan akibat patah hati.

Sebenarnya, merasa sedih, stres, dan patah hati karena hubungan yang kandas adalah hal yang wajar. Namun, jika dibiarkan hingga berlarut-larut, patah hati dapat memberikan pengaruh buruk pada kualitas hidupmu. Berikut ini adalah beberapa tips yang dapat dilakukan agar bangkit dari keterpurukan setelah patah hati:

  • Resapi perasaan sedih

Penting untuk mengakui dan meresapi emosi yang menyelimuti dirimu setelah perpisahan. Dengan begitu, nantinya kamu akan bisa menjadi lebih dewasa dan siap bangkit untuk menjalani hari baru yang lebih baik. Berikan waktu buat diri sendiri untuk berduka, merenung, dan berpikir. Namun, tetap jaga dirimu agar tidak berlarut-larut dalam keterpurukan. Cobalah untuk mengisi kesendirianmu dengan melakukan hal yang positif, dan tanamkan dalam pikiranmu bahwa keadaan ini hanya bersifat sementara dan semua akan menjadi lebih baik.

  • Lakukan hal-hal baru

Kamu bisa mencari kesibukan baru agar kamu tidak perlu mengingat atau menangisinya lagi. Fokuslah dengan hobimu, misalnya mengikuti kelas memasak, fotografi, mempelajari hal baru yang kamu minati, atau kegiatan apa saja yang membuatmu senang. Jika memungkinkan, kamu juga bisa pergi jalan-jalan atau berlibur untuk menyegarkan pikiranmu kembali.

  • Berdamai dengan masa lalu

Yakinlah bahwa banyak hal dalam kehidupanmu yang bisa membuatmu bahagia, bahkan mungkin bisa lebih membahagiakan dibandingkan saat kamu bersamanya dulu. Perlu diingat bahwa patah hati adalah proses hidup. Cobalah untuk mengikhlaskan apa yang telah terjadi dan maafkanlah semuanya. Belajar berdamai dengan masa lalu dan menerima keadaan akan bisa menjadi kekuatanmu untuk bangkit.

  • Jangan lupa merawat diri

Setelah patah hati, kamu mungkin malas untuk menjalani hidup dan aktivitas sehari-hari. Kamu boleh bersedih, tapi jangan lupa untuk tetap menjaga diri dan kesehatan. Kamu juga perlu tetap mengonsumsi makanan bergizi, minum air putih yang cukup, istirahat cukup, dan menyadari kebutuhanmu. Untuk menjauhkanmu dari pikiran negatif, cobalah untuk berolahraga atau melakukan relaksasi dan meditasi.

  • Berkencanlah saat sudah siap

Jangan terlalu lama menutup hatimu. Mulailah belajar bangkit dan buka hatimu untuk kehadiran orang baru. Jalanilah dengan santai dan jangan terlalu terburu-buru jika memang belum siap untuk menjalin hubungan baru. Jadikan pengalaman sebelumnya sebagai sebuah pelajaran hidup agar kamu lebih siap untuk menjalani hubungan yang lebih baik.

Patah hati bukanlah akhir dari segalanya. Anggaplah hal ini sebagai pembelajaran hidup yang perlu dilalui agar kamu menjadi orang yang lebih baik. Merasa terpuruk pada awal putus cinta adalah hal yang wajar. Tetapi, jika patah hati membuatmu mengalami tekanan batin yang berat, dan membuatmu merasa ingin mengakhiri hidup atau menyiksa diri, maka kamu perlu meminta bantuan psikolog atau psikiater untuk mengatasi kondisi ini. (RD/PAY)

Referensi:

Schimelpfening N. Tips for the Brokenhearted After a Relationship Ends. Verywell Mind. 2019

Ajjan C. 7 Steps to Heal a Broken Heart. Psychology Today. 2019

Bakkila B. 7 Things You Need to Know to Survive a Breakup. Health. 2018