Tips Cara Merawat Bayi Berat Lahir Rendah

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

51

Bayi yang memiliki berat lahir rendah pada umumnya disebabkan kondisi lahir prematur, faktor perkembangan dalam kandungan, atau bahkan lahir dengan badan yang lebih kecil karena genetik.  Apapun penyebabnya, bayi berat lahir rendah kemungkinan memiliki daya tahan tubuh yang lebih lemah dan memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengalami kematian saat masih usia bayi. Sehingga bayi dengan berat badan lahir rendah perlu mendapat perawatan khusus agar dapat bertahan dan beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya.

 

  1. Mencukupi kebutuhan ASI

Pemberian ASI bagi bayi dengan berat lahir rendah merupakan cara terbaik dalam memenuhi kebutuhan nutrisi. Pemberian ASI sebaiknya dilakukan sesering mungkin, misalnya diberikan setiap empat hingga lima jam sekali. Pada kasus lain, bayi memerlukan tambahan suplemen mineral dan vitamin D, tapi pemberiannya harus sesuai dengan instruksi dokter atau bidan, agar status gizi bayi dapat dipantau.

 

Bila Anda adalah ibu yang bekerja, Anda dapat memompa ASI Anda untuk disimpan dan diberikan kepada bayi Anda selama bekerja. Anda dapat mengonsultasikan kepada bidan atau dokter mengenai cara memompa ASI yang benar, sehingga bayi Anda tetap bisa mendapatkan nutrisi yang tepat, meski Anda bekerja.

 

  1. Gunakan metode kangguru

Bayi yang terlahir dengan berat lahir rendah cenderung kesulitan mempertahankan suhu tubuh sehingga tubuh mereka cenderung memiliki suhu dingin. Hal ini disebabkan bayi dengan berat lahir rendah memiliki lapisan lemak yang tipis sehingga mudah menyebabkan hipotermia. Metode kangguru merupakan cara yang tepat untuk menangani masalah ini caranya yaitu menggendong bayi dengan memasukkan bayi kedalam kain yang digunakan oleh orang tua, Hal ini memudahkan untuk mengawasi perubahan kesehatan bayi dan pemberian ASI.

 

  1. Tidur bersama bayi

Bagi bayi yang lahir dengan berat badan rendah, Anda bisa membantu meningkatkan kondisinya dengan menemani si kecil saat tidur. Anda bsia meletakkan si kecil di posisi yang aman di samping ibu, namun Anda tetap perlu hati-hati menimpa tubuh si kecil.

 

  1. Hindarkan penularan penyakit

Penularan penyakit seperti flu, diare, dan infeksi paru-paru merupakan infeksi yang paling sering dialami bayi dan dampaknya akan lebih parah pada bayi dengan berat lahir rendah. Upaya pencegahan dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan diri sendiri, kebersihan lingkungan rumah, dan kebersihan alat keperluan bayi.  Khusus penyakit yang dapat ditularkan melalui droplet udara seperti tuberkulosis dan influenza, jauhkan bayi Anda dan minimalisirlah kontak dengan penderita, karena permukaan benda maupun udara yang tercemar kuman akan sangat mudah menularkan penyakit kepada bayi.

 

Selain itu, hindarkan bayi dari paparan asap rokok, selalu memperhatikan popok bayi dan juga selalu menjaga kebersihan tali pusat bayi. Semoga bermanfaat dan salam sehat, (RA/STE)

 

Daftar Pustaka

WHO, 2003. kangaroo mother care. France: WHO. Dalam https://hellosehat.com/parenting/tips-parenting/panduan-merawat-bayi-dengan-berat-lahir-rendah/

https://perawatanbayi.com/cara-merawat-bayi-dengan-berat-lahir-rendah/


Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store