Tips Cara Merawat Kuku Bayi

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

233

Kuku bayi baru lahir tumbuh dengan cepat sehingga kita harus memotongnya lebih dari sekali dalam seminggu. Tetapi, jari bayi baru lahir yang sangat mungil sering membuat orangtua merasa tegang dan cemas saat memotong kuku si kecil, hal ini bisa saja membuat jari si bayi terluka.. Fiuh, pasti pengalaman mingguan yang menegangkan, bukan?. Bunda dapat melakukan tips berikut untuk mempermudah bunda dalam memotong kuku sang bayi.

  1. Siapkan dan gunakan alat pemotong kuku khusus bayi yang tajam. Agar proses memotongnya mudah disesuaikan dengan ukuran kuku bayi yang teramat kecil. Bersihkan terlebih dahulu alat pemotong kuku sebelum digunakan, agar mengurangi risiko penularan kuman.
  2. Potong kuku bayi setelah bayi dimandikan. Setelah mandi kuku bayi dalam kondisi lunak karena terkena air, sehingga dapat memudahkan proses pembersihan kuku bayi. Bila memang terpaksa memotong kuku bayi di saat yang lain, Bunda dapat merendam atau mengompres kuku bayi terlebih dahulu dengan air hangat, agar kuku bayi lebih lunak.
  3. Sebaiknya memotong kuku bayi disaat bayi sedang tidur, agar tidak ada gerakan berlebih yang bisa membahayakan sang bayi.
  4. Jika Bunda lebih memilih menggunting kuku bayi saat sang bayi terbangun, usahakan meminta bantuan orang lain untuk memangku dan menahan sang bayi, sementara Bunda menggunting kukunya.
  5. Potong kuku bayi dibawah cahaya yang terang. Mengingat kuku sang bayi terlihat kecil maka memotong kuku bayi harus ditempat terang untuk menghindari kulit kuku terluka akibat tidak tepat saat menggunting.
  6. Tekan bagian ujung jari bayi ke arah bawah, untuk menghindari terkena gunting kuku. Pegang jari bayi yang kukunya akan digunting, selama menggunting kuku. Gunting hanya di bagian atas kuku, jangan terlalu dalam. Menggunting kuku terlalu dalam akan membuat rasa sakit pada jari bayi karena kuku dan kulit jari yang saling bertarikan. Apabila ragu, Bunda boleh menyisakan sedikit kuku di atas permukaan kulit, agar bayi tidak merasakan sakit
  7. Potong jari tangan sesuai lengkungan jari alami dan potong lurus untuk jari kaki.
  8. Setelah menggunting kuku, kikir setiap ujung kuku untuk mengurangi ketajaman kuku. Dengan mengikir, permukaan kuku akan menjadi lebih halus, sehingga tidak akan menyebabkan luka pada kulit bayi, apabila sang bayi tidak sengaja menggores kulitnya sendiri.
  9. Apabila pada kuku bayi terlihat ada kotoran di sebelah pinggir dekat perlekatan kulit, biasanya pada kuku kaki, Bunda tidak perlu memaksakan untuk mengambil kotoran tersebut. Karena, memaksakan mengambil atau mengeluarkan kotoran dengan alat menicure dapat mendorong kotoran semakin dalam atau menyebabkan perlukaan pada kuku bayi. Cukup gunting kuku yang berlebih, kotoran akan perlahan tertarik keluar bersamaan dengan tumbuhnya kuku. Bunda juga dapat mencoba untuk membersihkannya saat memandikan, dengan cara menggosok-gosok halus, sehingga kotoran dapat melunak dan lebih mudah untuk keluar dengan sendirinya saat dicuci dengan air.

Menjaga kuku bayi tetap bersih, tidak terlalu panjang, dan tidak tajam sangat penting untuk kesehatan sang bayi. Semoga berhasil menggunting kuku bayi dengan tips di atas ya Bunda! (RA/STE/CM)

Daftar Pustaka

  1. https://hellosehat.com/parenting/tips-parenting/serba-serbi-menggunting-kuku-bayi/
  2. http://nutrisianaksehat.blogspot.com/2015/07/cara-menggunting-kuku-bayi-yang-aman.html

Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store