Tips Cegah Pikun Pada Lansia

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

182

Seseorang yang lanjut usia dianggap wajar jika sering lupa akan sesuatu atau biasa kita sebut pikun. Seiring bertambahnya usia, kemampuan otak seseorang untuk berpikir dan mengingat memang dapat menurun. Tetapi, pikun pada lansia sebaiknya jangan dimaklumi, karena kondisi ini masih bisa dicegah dengan beberapa cara.

Ciri-ciri orang yang mengalami kepikunan adalah berkurangnya daya ingat, menurunnya kemampuan berpikir dan memahami sesuatu, serta menurunnya kecerdasan mental. Jika dibiarkan saja, maka kemampuan otak orang tersebut akan semakin melemah dan berisiko mengalami alzheimer, yang ditandai dengan kehilangan memori, kesulitan berpikir dan memecahkan masalah, bahkan kesulitan berbahasa. Selain itu, orangtua yang pikun biasanya juga akan mengalami depresi, sering marah-marah, kesulitan bersosialisasi, bahkan bisa berhalusinasi.

Berikut ini beberapa tips yang bisa dilakukan untuk mencegah kepikunan pada lansia:

  • Menjaga kepala dari benturan

Kondisi tubuh orang yang sudah lanjut usia sangat rentan dan jika terjatuh atau mengalami benturan bisa mengakibatkan kondisi yang serius. Karena itu, orang lansia perlu sangat berhati-hati ketika beraktivitas.

  • Membaca dan menulis

Kedua aktivitas ini efektif untuk melatih dan menstimulasi sel-sel saraf otak. Jadi, orangtua dianjurkan untuk sering membaca koran dan menulis buku harian agar tidak cepat pikun. Jika memang sering lupa, orangtua disarankan untuk mencatat segala hal yang perlu diingat dalam sebuah buku.

  • Bermain catur

Catur dikenal sebagai olahraga yang baik untuk otak. Dengan bermain catur, orangtua bisa mengasah dan memaksimalkan fungsi otak, sehingga mencegah kepikunan.

  • Melakukan permainan memori

Selain catur, orangtua juga disarankan untuk sering bermain permainan memori, seperti teka-teki silang, permainan studi kasus, atau permainan optical illusions. Permainan tersebut bisa membuat berpikir dan menggunakan logika untuk memecahkan masalah, sehingga dampaknya sangat baik untuk meningkatkan dan menajamkan kemampuan otak.

  • Menerapkan gaya hidup sehat

Menghentikan kebiasaan buruk seperti merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol, serta mulai menerapkan kebiasaan baik seperti berolahraga secara teratur, mengonsumsi makanan dan minuman yang sehat, tidur yang cukup, juga merupakan cara yang efektif untuk mencegah pikun. Selain itu, konsumsilah makanan sehat yang sangat baik untuk kesehatan otak seperti coklat hitam, buah alpukat, bluberry, ikan salmon, dan telur.

  • Bersosialisasi

Aktif bersosialisasi juga merupakan kegiatan yang sangat baik untuk mencegah kepikunan. Sering berkomunikasi dengan anggota keluarga, menghadiri undangan pesta dan kegiatan-kegiatan sosial lainnya, orangtua yang sudah berusia lanjut dapat menjaga dan meningkatkan kemampuan otak, khususnya bagian otak yang mengatur fungsi komunikasi.

  • Aktivitas Spiritual

Aktivitas ibadah dipercaya memiliki peran yang cukup signifikan dalam menjaga dan meningkatkan fokus otak, serta menjaga kesehatan mental. Jadi, orangtua bisa mengisi waktunya dengan ikut terlibat dalam berbagai kegiatan rohani agar kemampuan otaknya tidak menurun. Selain itu, kegiatan berpuasa juga terbukti bermanfaat untuk memperbaiki dan meningkatkan kinerja sel-sel otak. (REG)

Daftar Pustaka

  1. Smith M, Robinson L. Age-related memory loss. 2018. Available at https://www.helpguide.org/articles/alzheimers-dementia-aging/age-related-memory-loss.htm
  2. Mara J, Crickson K. Ways to stop age-related memory loss. 2007. Available at https://www.webmd.com/healthy-aging/features/4-ways-stop-age-related-memory-loss#1

Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store