Tips Membasmi Tungau Di Rumah

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

166

Tungau debu adalah serangga yang bersemayam pada kasur, perabot, karpet, dan bahan kain lainnya. Tungau debu memakan kulit mati yang setiap harinya dilepaskan manusia dan hewan peliharaan, serta menyukai lingkungan hangat dan lembap. Kehadiran serangga ini sering kali dihubungkan dengan gangguan kesehatan pernapasan, pemicu asma, dan serangan lain yang berkaitan dengan alergi. Sayangnya, tungau debu tidak bisa dibasmi sepenuhnya, tetapi populasinya dapat dikurangi dengan menjaga kebersihan secara teratur, perlindungan barang-barang rumah tangga, dan metode-metode lain.

 

  1. Ganti alas kasur secara teratur.Sebagian besar kulit-kulit mati tinggal di sekitar tempat tidur karena Anda banyak menghabiskan waktu di sana. Kulit-kulit mati mengundang datangnya tungau debu dan memperbanyak alergen. Anda sebaiknya menyiapkan beberapa selimut, seprai, dan sarung bantal untuk diganti beberapa kali

 

  1. Cuci alas kasur.Cuci semua selimut, seprai, sarung bantal, penutup kasur, dan alas kasur lain dengan detergen menggunakan air panas (minimal pada suhu 55 °C) setiap minggu untuk membunuh tungau debu dan menyingkirkan alergen. Air bersuhu tinggi lebih efektif membunuh tungau daripada sekadar dengan detergen. Sebaiknya, sekalian cuci gorden Anda.[1]
  • Atur mesin cuci ke setelan terpanas. Jika airnya tidak cukup panas, periksa pemanas air Anda. Sebagian besar pemanas air memiliki kenop pengatur untuk mengubah suhu maksimum air. [2]
  • Jika Anda tidak bisa mencuci dengan air panas, masukkan ke dalam mesin pengering selama 15 menit pada suhu di atas 54 °C supaya tungau debu mati. Setelah itu, cuci dan keringkan alas kasur sehingga tungau bersih dari alergen. Anda juga bisa menjemur langsung di bawah sinar matahari.
  • Gunakan produk yang mengandung minyak esensial, misalnya minyak eucalyptus, cemara atau tea treesupaya pencucian lebih efektif. [3]
  • Gunakan detergen dan pemutih untuk membasmi sebagian besar alergen dan tungau debu, walaupun menggunakan air dingin atau hangat. Alas-alas tempat tidur dapat dicuci kembali supaya lebih banyak tungau debu yang mati. [4]
  • Ketahui bahwa tungau debu hidup dapat berpindah dari kain bertungau ke kain bebas tungau saat dicampurkan dalam mesin cuci. [5]
  • Lakukan hot tumble(memutar pakaian dengan pengering mesin cuci) pada kain-kain kering selama setengah jam setelah dikeringkan atau cuci keringkan kain-kain untuk membunuh tungau. Namun, cara ini tidak membersihkan alergen akibat tungau debu dari kain.

 

  1. Sedot debu secara teratur.Sedot semua yang dapat disedot, termasuk sofa, kasur, kursi lengan, lantai, dan tempat lain yang biasanya diduduki atau direbahi orang. Untuk menyedot alergen secara efektif, penyedot debu harus memiliki kantung microfilterlapis ganda atau penyaring HEPA (high-efficiency particulate air). Hal ini penting karena membantu memastikan tungau tidak kembali terbawa kembali ke udara.
  • Menyedot debu tidak bisa menghilangkan sebagian besar tungau debu dan alergennya. Tungau debu cukup kecil untuk melewati kantung penyedot debu. Namun, jika debu terus disedot, tungau enggan bersemayam di area tersebut. Bersihkan bagian bawah dan belakang perabot untuk mencegah pembentukan “debu kelinci”.
  • Jika Anda menderita alergi parah, jauhi area yang debunya disedot dan biarkan orang lain yang bekerja. Jangan masuki ruangan yang telah disedot debunya selama dua jam supaya alergen tidak lagi beterbangan.
  • Rawatlah penyedot debu Anda supaya selalu bekerja maksimal.
  • Gunakan penyedot air untuk menjaga tungau tetap berada di penampung air sehingga bisa dibuang dan disiram di toilet.
  • Anda mungkin sebaiknya mengenakan masker saat menyedot debu supaya tidak menghirup alergen. Walaupun Anda tidak menderita alergi, sebaiknya tinggalkan rumah selama setengah jam setelah debu disedot supaya sisa debu dan alergen tidak lagi beterbangan.

 

  1. Lakukan cuci uap secara teratur.Cuci uap melarutkan kotoran, membasmi kuman dari permukaan kain, dan membunuh tungau debu. Namun, kelembapan yang menimbun di lapisan karpet menciptakan lingkungan yang cocok untuk tungau debu. Alih-alih, coba gunakan metode cuci kering

 

  1. Lembapkan alat pembersih debu.Kemoceng dan kain kering akan menerbangkan alergen ke udara. Gunakan kain lap atau pel lembap atau berminyak atau kain elektrostatis untuk membersihkan permukaan keras setiap minggu. Hal ini akan menjaga debu dan tungau tidak terbang di udara.

 

  1. Cuci selimut dan pakaian yang disimpan.Apabila Anda mengepak pakaian untuk pindahan atau mempersiapkan musim dingin, cuci semua pakaian ini sebelum digunakan. Tungau debu suka bersemayam di kain pakaian dan selimut yang tidak dipakai dan dicuci karena berdebu saat disimpan. Cucilah kain-kain ini untuk memastikan tungau dan alergen hilang sampai bersih. (EDA)

 

Sumber:


Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store