TIPS MENCEGAH MABUK UDARA SAAT NAIK PESAWAT

73
Man sitting in passenger plane, looking through window, side view

Mabuk perjalanan merupakan suatu kondisi yang membuat seseorang merasa tidak nyaman saat berpergian. Mabuk perjalanan paling sering terjadi pada anak – anak dalam perjalanan darat yang lama. Meski demikian, mabuk perjalanan juga dapat terjadi saat seseorang menempuh perjalanan laut ataupun udara.

Kondisi mabuk perjalanan sangatlah tidak menyenangkan bila terjadi saat dalam pesawat. Selain karena akan menjadi pusat perhatian satu kabin pesawat, mabuk perjalanan juga bisa menyebabkan bau tidak nyaman untuk sekitar, dan mengganggu rencana perjalanan atau liburan yang sudah direncanakan.

Mabuk udara biasanya dipicu oleh adanya guncangan udara di sekitar pesawat, kecemasan, bau yang menyengat, ataupun akibat melakukan suatu aktivitas di dalam pesawat, seperti bermain komputer atau membaca. Simak artikel berikut untuk mengetahui lebih lanjut mengenai mabuk udara dan cara penanganannya!

Penyebab mabuk udara

Mabuk udara terjadi ketika koordinasi mata dan sistem keseimbangan (vestibular) di telinga dalam tidak bekerja selaras dalam mengirimkan informasi ke otak. Misalnya, saat Anda duduk dalam pesawat, mata akan mengirimkan informasi ke otak bahwa saat ini Anda sedang bergerak dengan kecepatan tinggi. Akan tetapi, sistem vestibular akan memberikan informasi yang berbeda ke otak. Sistem vestibular memberikan tanda bahwa Anda sedang duduk dan terdiam. Ketidakcocokan kedua hal inilah yang kemudian membuat otak bingung mengartikan sinyal yang berbeda, sehingga dapat menyebabkan berbagai gejala mabuk udara saat naik pesawat terjadi.

Gejala yang paling umum dirasakan adalah:

  • Mual
  • Muntah
  • Keringat dingin
  • Sakit Kepala
  • Pusing
  • Pandangan Kabur

Untuk menghindari dan mencegah terjadinya mabuk udara, berikut beberapa cara yang bisa dilakukan sebelum atau saat berada di dalam pesawat:

  • Hindari makanan berat. Hindari mengonsumsi makanan berminyak, berbumbu kuat, ataupun asin. Sebaiknya memilih camilan selama dalam perjalanan, agar perut tidak terlalu penuh dan menyebabkan mual. Pastikan juga bahwa Anda sudah makan paling tidak 1 – 2 jam sebelum Anda melakukan penerbangan, karena perut yang kosong juga dapat memicu mabuk perjalanan.
  • Hindari konsumsi alkohol.  Asupan alkohol sebelum bepergian dapat memicu mabuk udara pada banyak orang. Usahakan untuk menghindari konsumsi alkohol. Selain itu, pastikan juga untuk banyak minum air.
  • Pilih posisi duduk yang tepat. Sebaiknya memilih posisi tempat duduk dekat jendela.
  • Beristirahat yang cukup sebelum mulai berpergian.
  • Jika merasa tidak enak badan, pusing, atau mual, usahakan untuk segera membaringkan diri dan memejamkan mata sampai gejala yang dirasakan mereda.
  • Hindari membaca atau bermain gadget dalam pesawat.
  • Konsumsi obat anti mabuk 1-2 jam sebelum naik pesawat. Contoh obat anti mabuk yang dapat dibeli bebas yaitu dimenhydrinate.(PP/STE)

Referensi:

http://www.webmd.com/cold-and-flu/ear-infection/tc/motion-sickness-topic-overview#1