Tips Mencegah Penularan Malaria

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

90

Kasus penyakit malaria di Indonesia masih terus menjadi perhatian semua pihak. Beberapa wilayah timur Indonesia masih sangat beresiko tinggi terhadap wabah malaria. Hal yang bisa dilakukan untuk mencegah malaria, dimana pun dan kapan pun Anda berada, yang paling penting dan paling pertama adalah melindungi diri dari gigitan nyamuk, dengan cara:

  • Memakai pakaian pelindung seperti celana panjang dan kemeja panjang selama beraktivitas, terutama saat subuh atau sore hari. Nyamuk malaria paling rentan beredar di dua waktu tersebut.
  • Pasang obat nyamuk di dalam ruangan, atau rutin semprot obat nyamuk di pagi dan sore hari.
  • Oleskan lotion anti nyamuk yang mengandung DEET atau diethyltoluamide saat terasa ada banyak nyamuk di sekitar Anda.
  • Gunakan kelambu (jaring nyamuk) yang disemprotkan insektisida, seperti permethrin atau deltamethrin, untuk menutupi ranjang tidur.
  • Hindari kebiasaan menggantung pakaian di dalam kamar yang bisa menjadi tempat persembunyian nyamuk.
  • Kenakan pakaian tidur atau selimut yang bisa menutupi kulit tubuh.
  • Lakukan langkah pencegahan 3M:
    • Mengurasdan membersihkan bak mandi.
    • Menutupatau menyingkirkan genangan air yang berpotensi menjadi sarang jentik nyamuk.
    • Menaburserbuk abate untuk membasmi jentik-jentik nyamuk.
  • Rutin melakukan fogging.

Apabila Anda akan bepergian ke wilayah yang rentan terjangkit malaria, maka pastikan untuk konsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum Anda pergi. Dokter dapat meresepkan obat profilaksis untuk Anda minum sebelum berangkat. Beri tahu juga kepada dokter tentang kemana tepatnya Anda akan pergi. Dokter biasanya akan meresepkan obat pencegahan malaria tergantung dari wilayah geografis destinasi Anda dan lingkungannya, serta mempertimbangkan juga usia dan kondisi kesehatan Anda saat ini, termasuk apakah Anda sedang hamil, memiliki alergi obat tertentu atau tidak.

Karena obat profilaksis termasuk golongan antibiotik, pastikan Anda meminumnya secara teratur sesuai arahan dosis dalam jangka waktu yang telah ditentukan. Sebaiknya minum obat di hari dan waktu yang sama setiap minggunya. Setelah kembali ke daerah asal pun Anda tetap harus kontrol ke dokter untuk melanjutkan meminum obat malaria, setidaknya sampai 1-4 minggu setelah kepulangan. Tujuannya untuk memastikan tidak ada parasit yang tertinggal di tubuh Anda.

Anda disarankan juga untuk secepatnya mencari bantuan medis bila mengalami demam tinggi dan menggigil setelah kembali dari daerah endemik malaria, meski selama disana Anda rutin meminum obat pencegahan malaria. Infeksi yang disebabkan oleh nyamuk malaria bisa berkembang sangat cepat sehingga kondisi Anda bisa memburuk dalam waktu singkat. Karena itu, penting untuk mendapatkan pengobatan sedini mungkin. (RD)

 

Sumber:

  1. Lam P. What To Know Abaout Malaria. Medical News Today. 2018
  2. Mandal A. Malaria Prevention. News Medical Life Sciences. 2019

Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store