TIPS MENGATASI MABUK PERJALANAN SAAT TRAVELING

10

Mabuk perjalanan merupakan istilah yang digunakan jika mengalami pusing, mual, keringat dingin, dan muntah ketika sedang dalam perjalanan. Tergantung jenis alat transportasi yang digunakan, mabuk perjalanan juga bisa disebut sebagai mabuk darat, mabuk laut, atau mabuk udara. Siapapun bisa mengalami mabuk perjalanan, dari anak kecil hingga orang tua, wanita juga pria. Tapi, beberapa orang memang memiliki kecenderungan untuk lebih mudah terkena mabuk perjalanan. Misalnya anak-anak usia 3-12 tahun, mereka yang sering mengalami migrain, atau wanita yang sedang haid atau hamil.

Mabuk perjalanan sebenarnya terjadi saat indra kita tidak bisa menangkap informasi dengan tepat sehingga keseimbangan terganggu. 3 dari panca indra yang berperan ada mabuk perjalanan antara lain indra pendengaran atau telinga, indra peraba atau kulit, serta indra pengelihatan atau mata. Itulah mengapa, pada orang yang merasakan gejala mabuk perjalanan, akan sangat dianjurkan bila kakinya menjejak dan duduk bersandar untuk mempengaruhi indra peraba bahwa tubuh sedang bergerak. Kemudian, membuka mata dan melihat jalanan yang menandakan adanya pergerakan juga bisa membantu mempengaruhi sinyal pada otak, sehingga otak tidak bingung dan gejala mabuk perjalanan dapat berkurang.

Selain itu, beberapa tips lain yang dapat digunakan mengatasi mabuk perjalanan antara lain:

  1. Sebelum melakukan perjalanan, pastikan perut sudah terisi makanan

Rasa mual saat perjalanan nyatanya juga disebabkan oleh perut yang kosong. Perut akan meningkatkan asam lambung untuk naik ke atas dan menyebabkan rasa mual. Apalagi jika sebelumnya Anda memang memiliki riwayat kesehatan lambung yang kurang baik. Maka usahakan untuk makan 1-1,5 jam sebelum berpergian. Hindari juga makanan berminyak, makanan pedas, dan minuman bersoda yang akan memperparah mual dan pusing di perjalanan.

  1. Bawa cemilan yang tidak menimbulkan enek.

Untuk menemani perjalanan anda, anda dapat membawa cemilan yang tidak bikin enek. Seperti kacang, keripik, buah segar yang sudah di potong atau boleh juga pudding. Jika anda memang sudah sering mabuk perjalanan, sebaiknya anda menghindari mengonsumsi makanan seperti roti atau nasi. Untuk minuman, sebaiknya mengonsumsi minuman yang segar seperi air putih atau the kemasan. Hindari minuman yang beralkohol atau berkarbonasi.

  1. Konsumsi obat untuk mengatasi mabuk perjalanan

Obat anti mabuk ini biasanya jika diminum akan menimbulkan rasa kantuk yang dalam. Otomatis mata dan telinga Anda akan “mengistirahatkan” sensornya dan menghindari rasa mual di perjalanan.

  1. Carilah teman mengobrol

karena beberapa peneliti menyebutkan kalu otak bekerja untuk memecahkan suatu masalah makan akan sangat mengurangi serangan mabuk. Oleh sebab itulah banyak sopir yang tidak mengalami serangan mabuk karena otaknya digunakan untuk berkerja.

  1. Hindari aktivas membaca buku, memainkan gadget saat diperjalanan

Main gadget atau baca buku saat perjalan hanya akan membuat mata, telinga, dan otak Anda kacau dalam mencerna informasi. Dengan melakukan kegiatan tersebut Anda hanya akan meningkatkan risiko mual dan pusing.

Itulah beberapa tips yang dapat anda lakukan saat melakukan traveling, semoga bermanfaat dan salam sehat. Selamat berlibur. (RA/STE)

Daftar Pustaka

Penyebab Mabuk Perjalanan dan Cara Mengatasinya


https://www.idntimes.com/travel/tips/dian-septi-arthasalina-1/tips-ampuh-bepergian-tanpa-mabuk-perjalanan-c1c2/full


Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store