Tips Mengatasi Migraine Pada Ibu Hamil Tanpa Obat

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

18

Perubahan hormon saat hamil dapat menjadi pemicu terjadinya sakit kepala, baik itu sakit kepala tegang maupun migrain. Pada saat hamil sebaiknya Anda tidak mengonsumsi sembarang obat-obatan, Anda sebaiknya memeriksakan diri Anda ke dokter tentang kondisi yang Anda rasakan, atau Anda dapat mencoba berbagai cara alami untuk mengatasi sakit kepala saat hamil. Bagaimana caranya? Berikut ulasannya.

  1. Kompres dengan handuk hangat

Anda dapat mengompres wajah, mata, dahi, dan belakang leher dengan handuk yang telah direndam air hangat. Hal ini dilakukan untuk mengurangi rasa sakit yang diterima oleh saraf tubuh kita saat migraine.  Selain itu, rasa hangat pada permukaan kulit akan menyebabkan pembuluh darah melebar, memperlancar aliran darah, dan menghilangkan migraine. Anda dapat melakukan kegiatan ini selama 15 menit. Setelah itu, beri jeda selama 15 menit sebelum mengompres kembali.

  1. Pijat bagian kepala

Teknik ini sudah digunakan sejak lama. Pemijatan yang dilakukan dapat membuat otot-oto pada tubuh menjadi rileks. Tahanan otot yang berkurang akan melancarkan peredaran darah dan menurunkan rasa sakit. Caranya, Anda dapat memijat lembut bagian kepala yang sakit, atau meminta tolong orang lain untuk memijat pundak dan leher Anda untuk mengatasi ketegangan. Jika memiliki waktu luang, Anda dapat mengunjungi tempat pijat profesional agar bisa mendapatkan pijat relaksasi pada seluruh tubuh. Namun, jangan lupa memberitahu terapis pijat bahwa Anda sedang hamil, karena pada saat Anda hamil, ada teknik pemijatan tertentu agar tidak mengganggu janin dalam kandungan Anda.

  1. Istirahat yang cukup

Tidur yang cukup sangat bermanfaat untuk membuat ibu hamil lebih rileks, sehingga mengurangi stres yang merupakan salah satu penyebab terjadinya migrain. Upayakan membuat jadwal tidur yang tetap setiap hari, bahkan ketika akhir pekan sekalipun. Anda dapat mendengarkan musik yang tenang, membaca buku, atau mandi dengan menggunakan air hangat sebelum tidur. Hal ini akan membuat tidur lebih rileks dan berkualitas.

  1. Pijat atau cium aroma minyak gosok atau aroma terapi

Aroma minyak dan rasa hangat bisa membuat tubuh terasa nyaman dan mengurangi rasa sakit. Caranya, gunakan minyak pemijat atau minyak gosok di bagian pelipis, lalu gosokkan. Bisa juga Anda oleskan di sekitar leher yang terasa kaku.

  1. Minum air putih

Beberapa ahli mengatakan, dehidrasi bisa menyebabkan darah menjadi lebih kental, sehingga pembuluh darah di otak kesulitan menyalurkan darah menuju otak. Padahal otak sangat membutuhkan oksigen dan energi yang dibawa oleh sel darah merah. Kurangnya oksigen yang dihantarkan menuju otak inilah yang menyebabkan rasa nyeri. Dengan memenuhi kebutuhan cairan sehari-hari Anda, risiko mengalami migrain dapat berkurang.

  1. Mengonsumsi vitamin penambah darah

Pada saat Anda hamil, Anda membutuhkan volume darah yang lebih banyak daripada biasanya untuk mencukupi kebutuhan Anda dan janin Anda. Sejak awal kehamilan, dokter atau bidan biasanya akan menyarankan vitamin penambah darah untuk Anda. Sebaiknya Anda mengonsumsi vitamin tersebut hingga habis, sehingga volume darah yang Anda butuhkan dapat tercukupi. Apabila tidak, volume darah Anda bias kurang dan menyebabkan migrain, serta gejala kekurangan darah lainnya seperti lemah, lesu, mudah lelah, dan pucat.

Semoga artikel di atas dapat membantu Anda menjaga kehamilan Anda tetap menyenangkan dan sehat untuk Anda serta janin Anda. Salam sehat! (RA/STE)

Daftar Pustaka

https://www.vemale.com/kesehatan/22125-7-cara-alami-dan-mudah-mengatasi-migrain.html

https://www.alodokter.com/cara-alami-mengatasi-sakit-kepala-saat-hamil


Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store