Tips Menyimpan Asi Yang Benar

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

523

Pemberian ASI sangat penting untuk menjaga kesehatan dan mendukung tumbuh kembang buah hati Anda. Melihat begitu pentingnya ASI, persiapan menyusui bahkan sudah dimulai sejak masa kehamilan. Bagi sebagian besar ibu, cara paling mudah untuk memberikan ASI pada bayi adalah dengan menetekkan langsung pada payudara. Namun, kondisi dimana ibu diharuskan untuk kembali bekerja, sekolah atau menjalankan kesibukan lainnya membuat ibu sulit untuk memberikan ASI secara langsung.

Beberapa cara yang dapat dilakukan agar bayi tetap mendapatkan ASI eksklusif, yaitu dengan memerah dan menyimpan ASI. Untuk menjaga kualitas ASI perahan, penting bagi para ibu mengetahui bagaimana cara menyimpan ASI perah yang benar.

 Jaga kebersihan wadah penyimpanan ASI

Sebelum digunakan, wadah penyimpanan ASI harus sudah dicuci dengan air panas yang mengandung sabun dan telah dibilas atau direbus dalam air panas mendidih sekitar 5-10 menit. Wadah yang dianjurkan adalah yang keras, terbuat dari kaca atau plastik keras. Kantung plastik khusus sebagai wadah penyimpanan ASI dapat dipergunakan untuk jangka pendek yaitu kurang dari 72 jam.

 Beri label pada wadah ASI

Cantumkan tanggal dan jam pada masing-masing wadah untuk memudahkan Ibu mengecek apakah ASI masih baik atau sudah rusak. ASI perah yang dikeluarkan dalam hari yang sama dapat digabung menjadi satu. Caranya adalah dengan mendinginkan ASI yang baru diperah minimal 1 jam dalam lemari es/kulkas kemudian dapat ditambahkan ke dalam ASI sebelumnya yang sudah didinginkan dalam wadah.

 Jaga kebersihan saat memerah ASI

Cuci tangan dengan sabun sebelum dan sesudah memerah ASI, agar ASI perah ibu terhindar dari kontaminasi bakteri. Jika ibu menggunakan pompa ASI elektrik, cuci bagian pompa ASI yang bersentuhan dengan kulit dengan air panas

 Perhatikan Tempat dan Waktu penyimpanan ASI

  1. ASI perah dapat disimpan selama 6-8 jam pada suhu ruangan 25o C, dan 4 jam pada suhu >25o C
  2. ASI perah yang disimpan pada cooler bag atau kotak pendingin dapat bertahan selama 24 jam
  3. ASI perah yang disimpan di lemari es dapat bertahan hingga 5 hari
  4. ASI perah yang disimpan di freezer dengan suhu -18o C dapat bertahan 3- 6 bulan

 Ketahui cara menghangatkan ASI

Sebelum diberikan kepada bayi, ASI yang telah beku dikeluarkan dari lemari es pada malam sebelum digunakan. Kemudian dihangatkan dengan menempatkan wadah penyimpanan ASI pada air hangat yang mengalir atau mangkuk yang berisi air hangat.

Ibu bekerja bukanlah hambatan dalam memberikan ASI eksklusif. Ketahui cara memerah dan menyimpan ASI yang benar agar kebutuhan nutrisi bayi Anda tetap terpenuhi. (RH/CM)

Daftar Pustaka

  1. Ikatan Dokter Anak Indonesia. 2013. Sukses Menyusui Saat Bekerja. Available at http://www.idai.or.id/artikel/klinik/asi/sukses-menyusui-saat-bekerja-2
  2. Ontario Government. 2018. Expressing and Storing Breast Milk. Best Start resource Centre. Available at
  3. https://www.beststart.org/resources/breastfeeding/Expressing_Fact%20Sheets_Eng_rev2.pdf

Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store