Tips Merawat Luka Tindik Pada Telinga Bayi

48

Hampir kebanyakan ibu yang baru melahirkan bayi perempuan ingin memasangkan sepasang anting di telinga mungil Si Kecil. Tetapi sebagai orang tua perlu tahu, setelah pemasangan anting telinga bayi seringkali akan menyebabkan luka disekitar daun telinga. Hal ini bisa disebabkan akibat tindikan itu sendiri, bisa karena kuman, anting terlalu ketat, alergi terhadap suatu bahan dalam anting, maupun karena ada bagian anting yang masuk ke dalam daun telinga. Luka tindikan bayi sebaiknya tidak didiamkan terlalu lama karena bisa menyebabkan infeksi.

Berikut ini tips yang bisa Anda lakukan untuk merawat luka tindikan bayi, yaitu:

  • Cuci tangan sebelum membersihkan dan merawat luka tindik

Tanda telinga bayi mengalami luka tindik adalah kemerahan dan terjadi pembengkakan 24 jam setelah telinga bayi ditindik. Saat Anda ingin membersihkan atau merawat luka tindik bayi, Anda harus mencuci tangan terlebih dahulu sebelum menyentuh area yang terluka. Hal ini untuk mengurangi risiko bakteri yang menempel di tangan dan berpindah ke telinga bayi yang sedang luka. Karena bagian kulit yang memiliki luka terbuka lebih mudah terkena infeksi.

  • Hindari menggunakan alkohol

Setelah mencuci tangan dengan bersih, tahap berikutnya untuk merawat luka tindik bayi adalah membersihkan memakai air hangat dan sabun setiap 2 kali sehari saat mandi. Saat sedang dibersihkan, hindari memakai alkohol atau hydrogen peroxide dan menggosok kulit bayi. Hal ini bisa membuat kulit lembut bayi iritasi dan kering. 

  • Lepaskan anting

Ketika telinga bayi Anda mengalami luka atau sampai infeksi, lepaskan anting ketika telinga sedang dibersihkan agar luka anak lebih terlihat jelas. Ketika masih iritasi, sebaiknya hindari memakaikan anting pada anak sampai lukanya sembuh. Jika bayi Anda terlihat memiliki risiko alergi atau sensitif terhadap logam dan bahan lain di dalam anting, hentikan pemakaian anting dalam jangka waktu lama. 

Biasanya, luka akan hilang dalam waktu 2 minggu dengan catatan cara merawatnya cukup bersih dan higienis. Jika perawatan rumahan tidak kunjung membuat luka tindik membaik, maka sebaiknya segera periksakan ke dokter agar bisa ditangani dengan lebih tepat.

Mencegah Luka Tindik Bayi

Untuk mencegah luka pada bekas tindikan, berikut ini beberapa hal yang bisa Anda lakukan, diantaranya:

  • Hindari menindik telinga bayi baru lahir

Bayi baru lahir yang berusia di bawah 3 bulan memiliki risiko mengalami luka dan infeksi saat telinganya ditindik. Karena itu, untuk mencegah hal ini maka sebaiknya orang tua menunggu bayi sampai usia lebih dari 3 bulan untuk ditindik.

  • Pastikan peralatan yang digunakan steril

Ketika Anda ingin menindik telinga bayi, pastikan peralatan yang digunakan oleh dokter atau tenaga medis lainnya dalam keadaan steril. Oleh karena itu, lakukan prosedur ini di tempat yang aman dan terpercaya. 

  • Memilih bahan anting yang tepat

Melihat kondisi kulit bayi yang masih sensitif, Anda perlu ketelitian dalam memilih bahan anting yang tepat. Beberapa bahan anting yang hypoallergenic atau tidak menimbulkan alergi adalah perak atau emas 24 karat. Tipe bahan ini sangat jarang menimbulkan reaksi alergi pada bayi. (RD/PP)

Sumber:

  • Kids Health. Pierced ear infection. 2013
  • Riley Children’s Health. Ear Piercing For Kids: Safety Tips From a Pediatrician. 2016