Toilet Training, Siapa Takut?

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

233

Bunda, pernah kesulitan karena si kecil belum bisa buang air kecil sendiri di toilet? Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan untuk mengajarkan si Kecil toilet training. Toilet training merupakan proses ketika anak belajar untuk buang air kecil (BAK) dan buang air besar (BAB) di toilet selayaknya orang dewasa. Kemampuan memakai toilet juga berguna untuk mengetahui apakah anak Anda tumbuh dan berkembang dengan normal atau tidak. Ada 3 tips unik dan efektif agar si kecil mulai pergi ke toilet dengan sendirinya.

  1. Singkirkan semua popoknya

Jadi, tidak ada lagi popok, apalagi di saat si kecil tidur. Jika ia tidak memakai popok, ia akan merasa harus ke toilet untuk menjaga dirinya agat tetap kering dan bersih. Latihan di pagi dan malam hari di saat yang bersamaan sangat bermanfaat agar si kecil tidak merasa bingung.

  1. Ingatkan (bukan tanyakan) si kecil jika ia merasa ingin pipis atau pup

Jangan bertanya, tetapi ingatkan mereka bahwa ada waktu-waktu untuk ke toilet. Jika si kecil merasa mereka sedang belajar proses tersebut, maka mereka tidak akan menentangnya. Ini juga termasuk dalam membangunkan si kecil tengah malam hanya untuk pipis.

  1. Konsisten

Pastikan anda dan pengasuh si kecil untuk mampu secara konsisten melaksanakan pelatihan yang anda terapkan sehingga tidak terjadi kebingungan. Beri informasi lengkap dan detil mengenai kebiasaan dan jadwal pipis dan balita.

  1. Pakai cara seru

Gunakan kreativitas anda untuk mengajak si kecil melakukan toilet training agar lebih seru. Anda dapat memasang obat khusus yang tidak berbahaya untuk membuat air di kloset menjadi biru, memasang papan target untuk balita menempel stiker tanda berhasil memakai pispot/toilet dengan benar atau menempatkan boneka favorit sebagai teman ketika pipis atau pup dan cara-cara lainnya.

  1. Beri pujian

Rayakan bila sikecil berhasil melakukan pipis dan pup dengan benar. Hadiahi dengan pujian. Jadikan hal toilet sesuatu yang penting dan terbaik dalam hidupnya. Kalaupun terjadi “kecelakaan” hindari  untuk menghukumnya. Katakan saja Anda tidak suka. Wajah marah dan kecewa Anda hanya akan membuat takut dan malah lebih sering tidak mau mengatakan bahwa ia ingin pipis atau pup.

Satu hal yang penting dalam toilet training adalah melatih si kecil agar mampu mengenali tanda-tanda yang akan mereka rasakan saat desakan itu mucul, serta tahu di mana dan apa yang harus dilakukan jika mereka merasa ingin pipis atau pup. Selamat mencoba Bunda! (EDA/CM)

Sumber :

  1. 6 Trik Toliet Training. https://www.ayahbunda.co.id/balita-tips/-6-trik-toilet-training
  2. Anak anda Sudah Siap Diberikan Toilet Trainig? https://www.alodokter.com/anak-anda-sudah-siap-diberikan-toilet-training
  3. 3 Tips Efektif Agar si Kecil Lulus Toilet Training dalam 3 Hari. https://id.theasianparent.com/toilet-training-dalam-3-hari/
  4. Kartikawati E. 5 Kesalahan orangtua Saat Melatih Anak Toilet Training. https://wolipop.detik.com/read/2012/08/13/183728/1990283/857/5-kesalahan-orangtua-saat-melatih-anak-toilet-trainin


Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store