Trauma Telinga

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

91

Kebanyakan trauma atau cedera telinga mengakibatkan memar dan goresan. Jika terjadi pembengkakan telinga yang cukup serius, atau terdapat gumpalan darah, hal tersebut dapat membuat kerusakan permanen pada bentuk telinga yang tidak dapat ditangani oleh dokter.

Kebanyakan perdarahan dari dalam saluran telinga adalah karena goresan yang disebabkan oleh kuku, cotton bud, atau benda-benda asing dan serangga yang masuk dalam liang telinga. Ya, bahkan membersihkan telinga dengan cotton bud dapat menyebabkan trauma telinga, karena selain melukai dinding liang telinga apabila cotton bud digosokkan dengan keras, cotton bud juga berpotensi mendorong kotoran semakin masuk ke dalam liang telinga dan melukai gendang telinga. Goresan ini menghasilkan perdarahan kecil yang hanya beberapa tetes kemudian pulih dengan mudah. Namun, terdorongnya gendang telinga oleh kotoran atau benda panjang yang runcing, seperti pensil, stik, sedotan, atau kawat, dapat berisiko menusuk dan menyebabkan kerobekan gendang telinga. Akibatnya? Pendengaran terganggu atau hilang total.

Apa saja tanda-tanda dan gejalanya?

Tanda-tanda dan gejala termasuk kehilangan sebagian pendengaran yang kebanyakan melibatkan paparan terhadap suara keras. Kehilangan pendengaran dapat menjadi semakin parah. Kadang cedera juga bisa membuat telinga berdengung atau mendengar suara yang mengganggu.

Apa yang harus dilakukan jika terjadi trauma pada telinga?

Segera datang dan periksakan diri Anda pada dokter melalui instalasi gawat darurat yang buka 24 jam. Mengapa? Karena trauma pada telinga perlu pemeriksaan menggunakan alat-alat khusus untuk melihat liang telinga dan gendang telinga. Selain itu, trauma pada telinga perlu penanganan segera agar gangguan pendengaran dapat diminimalisir.

Anda tidak boleh menyepelekan trauma pada telinga meski gejala yang Anda rasakan minimal. Anda juga perlu waspada bila Anda menemukan gejala sebagai berikut:

  • Kulit terkelupas dan mungkin membutuhkan jahitan
  • Telinga sangat membengkak
  • Telinga terasa sangat sakit
  • Benda runcing masuk ke dalam saluran telinga (misalnya pensil, stick, sedotan, atau kawat) yang menyebabkan rasa sakit
  • Lebih dari 4 tetes darah keluar dari saluran telinga
  • Berjalan sempoyongan (tidak seimbang)
  • Pendengaran berkurang pada sisi telinga yang terluka

Untuk menghindari trauma telinga, ingat langkah berikut:

  • Gunakan plug pelindung telinga atau tutup telinga bila Anda bekerja atau beraktifitas pada daerah yang sangat bising. Alat pelindung telinga berfungsi untuk mencegah kerusakan pendengaran karena suara yang sangat keras.
  • Waspada terhadap risiko pada telinga dalam aktivitas seperti menembak, menggunakan gergaji, mengendarai sepeda motor, dan kendaraan lain.
  • Jangan mendengarkan musik terlalu keras dalam jangka waktu yang lama.
  • Hentikan kebiasaan membersihkan telinga dengan cutton bud, bila Anda ingin membersihkan telinga, Anda dapat secara rutin datang pada dokter minimal 6 bulan sekali untuk membersihkan telinga Anda dengan cara irigasi.
  • Konsultasikan pada dokter bila Anda akan melakukan aktivitas menyelam atau menaiki pesawat, karena ketinggian di langit dan kedalaman laut juga dapat memberikan tekanan pada gendang telinga dan menyebabkan trauma. (EDA/STE)

Sumber

https://hellosehat.com/hidup-sehat/pertolongan-pertama/trauma-telinga/

https://www.google.co.id/url?sa=t&source=web&rct=j&url=https://www.alodokter.com/gendang-telinga-pecah&ved=2ahUKEwjAnuj3ob7eAhWBeisKHXlQBYcQFjAIegQIBhAB&usg=AOvVaw0QnJNj0w9IQf5zJjrf56Z_&cshid=1541456765202


Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store