Travelling Sehat Ala Ibu Hamil

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi, Tanpa Antri

276

Siapa bilang hamil menghambat segala aktivitas yang menyenangkan? Hobi Travelling sebenarnya tidak akan menjadi kendala jika ibu hamil memperhatikan beberapa hal berikut sebelum maupun selama perjalanan.

  1. Cek Usia Kehamilan Anda

Usia kehamilan yang aman untuk melakukan perjalanan adalah trimester kedua (16-18 minggu), karena di masa itu ibu hamil sudah tidak lagi mengalami masa morning sickness dan resiko untuk mengalami keguguran juga kecil.

  1. Cek Status Kesehatan Anda

Periksakan diri anda ke dokter kandungan, konsultasikan tentang keinginan anda untuk bepergian, termasuk menggunakan transportasi apa dan kemana. Dokter akan membantu memutuskan apakah perjalanan anda cukup aman untuk kesehatan anda dan janin atau tidak. Selain itu dokter akan menginformasikan hal-hal apa saja yang perlu anda lakukan sebelum melakukan perjalanan, termasuk vaksinasi yang mungkin perlu dilakukan sebelum melakukan perjalanan ke daerah atau negara tertentu.

  1. Cek Akses Transportasi
  • Selama kehamilan tidak beresiko, tidak ada masalah apakah ibu menggunakan transportasi darat, laut, atau udara. Namun apabila kehamilan ibu berisiko, misalnya pernah mengalami keguguran, kelainan pada plasenta, atau pernah mengalami kelahiran premature, maka disarankan untuk menunda perjalanan ibu.
  • Pastikan maskapai penerbangan atau perusahaan kapal pesiar yang anda gunakan memperbolehkan anda untuk berangkat. Banyak maskapai penerbangan yang memberikan larangan terbang pada wanita hamil yang telah memasuki usia kehamilan 36 minggu.
  1. Cek obat-obatan

Siapkan dan periksa alat dan obat-obatan yang mungkin dibutuhkan selama perjalanan. Jika ibu memutuskan untuk menggunakan transportasi darat dan laut, tidak ada salahnya menyiapkan obat anti mual yang direkomendasikan dokter. Vitamin ataupun suplemen makanan yang biasa dikonsumsi saat hamil juga perlu dibawa.

  1. Pastikan kenyamanan selama perjalanan
  • Gunakan pakaian yang longgar dan sepatu yang nyaman saat bepergian.
  • Bawalah bantal kecil yang bisa anda gunakan untuk tidur dan ditempatkan dipunggung anda saat dalam perjalanan.
  • Carilah posisi duduk yang nyaman untuk menghindari kram dan kaki bengkak.
  1. Hal penting dalam perjalanan
  • Jika bepergian menggunakan pesawat terbang, pilihlah tempat duduk yang dekat lorong, sehingga anda lebih mudah untuk pergi ke toilet, meregangkan kaki, atau meminta bantuan pramugari.
  • Jika anda bepergian dengan mobil, pastikan anda mengetahui lokasi pos dan fasilitas kesehatan yang dekat area perjalanan. Beristirahatlah setiap 5-6 jam perjalanan, lakukan peregangan untuk mencegah kram dan bengkak pada kaki. Kenakan sabuk pengaman selama perjalanan anda.
  • Jika anda bepergian dengan kapal pesiar, pertimbangkan lagi apakah sering mabuk laut atau tidak. Cari tahu apakah transportasi laut tersebut menyediakan pelayanan medis selama di dalam perjalanan, khususnya untuk ibu hamil.
  1. Perhatikan status gizi dan hidrasi Anda

Makan teratur dan sesekali diselingi  kudapan ringan dapat mencegah kelelahan selama perjalanan. Konsumsi air putih yang banyak bisa membantu terhindar dari dehidrasi didalam kabin pesawat yang kering.

Travelling masih dapat dilakukan oleh ibu hamil dengan tetap memperhatikan keselamatan diri dan janin. Jangan melakukan perjalanan tanpa didampingi suami, keluarga, atau kerabat anda. Nikmati perjalanan anda dan tetap jaga kesehatan ya moms! (RIA/CM)

Daftar Pustaka

  1. Thompson G, MD. Travel During Pregnancy. 2014.

https://www.webmd.com/baby/tc/travel-during-pregnancy-topic-overview#1

  1. Braun K. Travel in pregnancy. Reviewed by the Women’s Health Queensland Wide editorial committee. Health Journey 2014. Issue 2.

Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store