Turunkan Risiko Diabetes Dengan Susu

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

320

Kita semua tahu bahwa susu adalah salah satu minuman yang kaya gizi dan selalu dianggap pelengkap gizi harian yang paling digemari. Selain mudah didapatkan dan terjangkau, rasa yang enak juga membuat produk pangan ini kian popular di semua kalangan usia.

Kandungan dalam susu juga ternyata bermanfaat untuk menurunkan resiko diabetes tipe 2 atau yang lebih dikenal sebagai kencing manis. Sebuah penelitian meta-analisis terhadap 21 penelitian oleh Tong dan kawan-kawan, tahun 2011 membuktikan bahwa susu bermanfaat untuk menurunkan risiko terjadinya kencing manis. Penelitian ini dipublikasikan pada European Journal of Clinical Nutrition di tahun 2011.

Manfaat yang disebutkan di atas mungkin belum banyak diketahui masyarakat kita sehingga konsumsi susu di Indonesia masih tergolong rendah bila dibandingkan dengan negara-negara tetangga. Pada anak-anak bahkan hanya sekitar 15 persen saja yang mengonsumsi susu. Konsumsi susu memang belum menjadi kebiasaan bagi masyarakat Indonesia. Harga yang mahal dan akses yang sulit sering menjadi penyebabnya.

Tentunya tidak semua produk susu bisa menurunkan risiko kencing manis. Produk susu yang baik untuk dikonsumsi adalah susu rendah lemak, yoghurt, dan produk susu campuran seperti keju. Jenis produk susu lain yang mengandung tinggi lemak dan gula tambahan, tentu saja tidak dapat menurunkan risiko kencing manis. Ada beberapa alasan mengapa susu tertentu dapat membantu menurunkan resiko kencing manis:

  1. Susu mengandung gula susu atau yang disebut dengan laktosa. Jenis gula yang satu ini, memiliki rasa yang tidak terlalu manis. Rasa manisnya hanya seperenam rasa manis pada glukosa. Sehingga saat mengonsumsinya, gula darah Anda tetap dapat terkontrol.
  2. Kandungan protein pada susu dapat membuat seseorang merasa kenyang. Hal ini dapat membatasi asupan makanan, dan mengurangi keinginan untuk mengonsumsi makanan tidak sehat, yang menjadi penyebab terbesar terjadinya penyakit kencing manis.
  3. Zat gizi terutama protein yang terdapat pada susu dapat memperlambat proses pencernaan. Sehingga Anda pun akan merasa kenyang lebih lama.
  4. Kandungan magnesium, seng, kalium, zat besi, DHA/AHA dalam susu dapat meningkatkan kerja pankreas sehingga gula darah dengan cepat diubah menjadi energi.

Bagi Anda yang memiliki risiko kencing manis, kini Anda bisa menjadikan susu sebagai ‘senjata’ untuk menurunkan risiko kencing manis. Yang paling utama adalah Anda harus menjalani pola makan dan gaya hidup yang sehat. Makan bervariasi dengan gizi seimbang, batasi konsumsi gula, dan olahraga teratur menjadi cara terbaik untuk menurunkan risiko kencing manis. (BR/CM)

DAFTAR PUSTAKA

https://milchindustrie.de/wp-content/uploads/2013/08/diabetes_tong.pdf/


Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store