Vitiligo

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

136

Vitiligo adalah kondisi kulit yang umum terjadi akibat pigmentasi (warna) hilang pada kulit. Warna hilang pada area-area tertentu, seringnya pada punggung tangan, wajah, dan ketiak. Penyakit ini tidak mematikan dan tidak dapat disembuhkan, namun beberapa warna kulit pada wajah dan leher dapat kembali. Kadang-kadang penyakit ini berhubungan dengan penyakit lain, seperti tiroid.

Vitiligo dapat menyerang seluruh kulit tubuh pengidapnya. Beberapa bagian tubuh yang rentan terserang vitiligo adalah permukaan kulit yang paling sering terpajan sinar matahari seperti tangan, kaki, wajah, bibir, jari-jari tangan, serta leher. Vitiligo juga dapat menyerang akar rambut dan menyebabkan tumbuhnya uban pada rambut, bulu mata, alis, dan janggut..

Apabila Anda mengidap penyakit ini, gejala utama yang paling menonjol adalah munculnya bercak-bercak yang awalnya berwarna lebih muda dari kulit normal kemudian berubah menjadi putih. Tepiannya terkadang memerah dan mengalami inflamasi atau berubah warna menjadi cokelat. Bercak-bercak tersebut umumnya permanen dan lebih rentan terbakar sinar matahari. Meski tidak menyebabkan iritasi atau ruam, bercak vitiligo bisa terasa gatal. Segera hubungi dokter jika Anda mengalami perubahan tidak normal pada warna kulit, rambut, atau mata. Penanganan tepat pada tahap awal dapat menghambat perkembangan kondisi ini.

Warna kulit seseorang ditentukan oleh sebuah pigmen yang disebut dengan melanin. Melanin dihasilkan oleh sel-sel kulit yang disebut dengan melanosit. Pada kasus vitiligo, jumlah melanosit tidak memadai untuk menghasilkan melanin pada kulit, sehingga akan terbentuk bercak berwarna putih di area kulit ataupun rambut.

Hingga saat ini, penyebab kurangnya melanosit masih belum diketahui secara pasti, namun beberapa pakar menduga kondisi ini dipicu oleh sejumlah seperti:

  • Penyakit autoimun. Autoimun merupakan suatu kondisi di mana sistem kekebalan tubuh menyerang dan menghancurkan sel-sel tubuh yang sehat, salah satunya adalah melanosit di kulit.
  • Riwayat keluarga (keturunan).
  • Kondisi yang memicu terjadinya vitiligo, seperti terbakar sinar matahari, stres, atau paparan bahan-bahan kimia.
  • Melanin yang menentukan warna kulit dan melindungi kulit dari efek buruk sinar matahari.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk vitiligo?

Terapi dapat berupa kombinasi kosmetik, krim yang diresepkan, dan terapi cahaya khusus. Vitiligo ringan tidak membutuhkan terapi. Orang dengan area vitiligo kecil dapat terlihat normal dengan kosmetik. Orang berkulit putih dapat mengatasinya dengan menghindari berjemur, atau dengan menggunakan tabir surya dengan SPF 15 atau lebih dan menghindari cahaya matahari langsung.

Untuk area vitiligo yang sangat kecil, krim steroid diberikan ke kulit dapat membantu memperbaikinya. Hasil terbaik didapatkan 3-4 bulan. Krim steroid jangan dioleskan pada kelopak mata, ketiak, atau area lipat paha.

Terapi sinar khusus, atau PUVA, terdiri dari pengolesan solutio obat bernama psoralen, diikuti dengan sinar ultraviolet. Psoralen dapat juga dalam bentuk pil. Terapi ini terbaik untuk wajah, leher, batang tubuh, lengan atas, dan kaki atas. Hasil dapat muncul setelah 25-50kali terapi tergantung area yang terlibat. Efek samping utama yaitu luka bakar seperti sengatan matahari yang cukup parah dan melepuh.

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi vitiligo:

  • Gunakan sunscreen dengan SPF 15 atau lebih pada area
  • Hubungi dokter Anda jika gejala baru muncul. Obat untuk vitiligo memiliki efek samping.
  • Gunakan topi, pakaian lengan panjang, dan celana panjang.
  • Hubungi dokter Anda jika Anda mengalami kemerahan atau lecet-lecet berat selama terapi.

Ingatlah bahwa tidak ada pengobatan yang dapat memberikan kesembuhan permanen dan total. Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda. (EDA/CM)

Sumber:


Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store