WASPADAI BAHAYA MENGONSUMSI MINUMAN BERSODA

56

Air berkarbonasi atau juga dikenal sebagai air soda, adalah air yang “disuntikkan” dengan gas karbon dioksida. Hal ini membuat adanya gelembung dalam air. Anda mungkin sering melihat gelembung ini dalam minuman bersoda. Dengan adanya gelembung dalam minuman bersoda, ini memberikan sensasi tersendiri saat Anda meminumnya. Anda mungkin beranggapan bahwa gelembung dalam air berkarbonasi ini tidak memberi efek pada tubuh. Namun, anggapan Anda mungkin salah. Ingin tahu apa efek air berkarbonasi pada tubuh? Simak Berikut ini beberapa dugaan gangguan kesehatan yang dapat diakibatkan oleh minuman bersoda.

  • Minuman bersoda membahayakan ginjal

Menurut para ahli, minuman bersoda dapat membahayakan ginjal. Hal ini terkait dengan kandungan minuman bersoda, yakni pemanis buatan, pewarna buatan, kafein dan asam fosfat yang menyebabkan kinerja ginjal lebih berat untuk menyaring sisa-sisa metabolisme zat-zat di atas. Terlebih kandungan karbon dalam minuman bersoda dapat menyebabkan penumpukan karbon secara berlebihan di dalam tubuh dan meningkatkan risiko terbentuknya batu ginjal.

  • Meningkatkan risiko diabetes

Jika Anda banyak mengkonsumsi minuman bersoda, selain berpotensi menyebabkan diabetes, stroke, dan kerusakan jantung koroner juga bisa terjadi. Hal ini disebabkan oleh kandungan gula dalam minuman bersoda yang sangat tinggi, sehingga lama kelamaan dapat menyebabkan penumpukan gula dan lemak dalam tubuh dan memicu penyakit-penyakit metabolik di atas.

  • Meningkatkan risiko tulang rapuh

Salah satu kandungan minuman bersoda adalah asam folat. Dalam suatu penelitian asam folat bisa menyebabkan penyakit kerapuhan tulang. Hal ini karena asam folat yang berlebihan bisa melarutkan kalsium yang ada di dalam tulang.  Akibatnya tulang menjadi rapuh dan keropos.

  • Meningkatkan kerusakan pada gigi

Dalam suatu penelitian didapatkan hasil bahwa responden mengalami kerusakan gigi akibat mengkonsumsi minuman bersoda.  Umumnya minuman bersoda mengandung gula dalam kadar tinggi, antara lain glukosa, sukrosa, frutosa. Efek samping ketiga unsur tersebut berisiko meningkatkan kemungkinan karies gigi. Selain itu, sebagian minuman ini mengandung asam yang berisiko menyebabkan kerusakan enamel. Menyikat gigi secara teratur dan memakai sedotan saat meminum minuman bersoda dapat mengurangi risiko ini.

Setelah menyimak artikel di atas ada baiknya Anda segera mengganti kebiasaan konsumsi minuman bersoda dengan minuman lain yang lebih bermanfaat bagi kesehatan seperti air putih, susu sapi, susu kedelai, the hijau dan lain-lain. Semoga bermanfaat dan salam sehat. (RA/STE/CM)

Daftar Pustaka

  1. Spritzler, Franziska. (2016). Carbonated (Sparkling) Water: Good or Bad?. [online] Authority Nutrition. Available at: https://authoritynutrition.com/carbonated-water-good-or-bad/ [Accessed 21 Jul. 2017].
  2. (2015). Is Carbonated Water Bad for You?. [online] Available at: http://www.healthline.com/health/food-nutrition/is-carbonated-water-bad-for-you#2 [Accessed 21 Jul. 2017].
  3. Fitriati N, Trisnawaty E, Hernawan AD. 2017. Perilaku Konsumsi Minuman Ringan (Soft Drink) dan PH Saliva dengan Kejadian Karies Gigi. Unnes Journal of Public Health 6 (2). Pontianak, Indonesia.

Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store