Yang Harus Anda Waspadai Jika Menggunakan Jaket Saat Berolahraga

#PribadiRahasia Konsultasi Dokter Lewat Aplikasi

285

Kita sering melihat banyak orang berolahraga dengan menggunakan jaket parasut atau jaket tebal, dengan tujuan agar pembakaran lemak pada tubuh akan lebih cepat dan keringat yang keluar lebih banyak. Tapi ternyata ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat menggunakan jaket, atau hal tersebut malah akan membahayakan kesehatan kita sendiri. Berikut beberapa bahaya yang ditimbulkan ketika anda melakukan olahraga menggunakan jaket.

  1. Dehidrasi berat

Ketika seseorang yang berolahraga menggunakan jaket, tubuh akan mengeluarkan keringat yang banyak dan menyebabkan tubuh kehilangan banyak cairan. Ingat, yang hilang adalah cairan dan bukan lemak. Ciri-ciri orang yang mengalami dehidrasi berat adalah mudah lelah, sulit berkonsentrasi dan mengalami gangguan keseimbangan tubuh, bahkan sampai disorentasi mental seperti kelinglungan.

  1. Kram

Tubuh yang kehilangan banyak cairan akan mengalami kejang pada otot. Hal ini disebabkan karena tubuh memproduksi cairan dalam jumlah lebih banyak. Kejang otot biasanya akan timbul ketika seseorang melakukan olahraga yang berat yang dilakukan dalam kondisi cuaca yang panas dan menggunakan jaket.

  1. Heat Stroke

Ketika berolahraga menggunakan jaket, tentunya suhu tubuh akan meningkat tajam secara tidak alami. Tubuh juga beresiko mengalami heat stroke saat suhu tubuh telah mencapai 40’C. Gejala heat stroke ialah pandangan berkunang-kunang, wajah pucat, tangan dingin, dan pusing. Gangguan kesehatan ini dapat mengakibatkan seseorang menjadi tak sadarkan diri, bahkan dapat berakibat gagalnya fungsi organ vital.

  1. Gangguan sirkulasi

Banyaknya cairan tubuh yang keluar akan memaksa jantung untuk bekerja ekstra padahal saat berolahraga jantung sudah bekerja ekstra tanpa kondisi dehidrasi akibat menggunakan jaket. Saat mencapai batas maksimal frekuensinya, jantung akan kepayahan untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Akibat paling fatal adalah serangan jantung mendadak.

  1. Keberhasilan program diet yang semu

Setelah melakukan olahraga dengan menggunakan jaket, memang akan tampak berat badan turun. Namun, hal itu terjadi akibat tubuh banyak kehilangan banyak cairan, bukan lemak. Setelah anda minum air putih, berat badan akan kembali lagi ke angka normal. Karena saat itu yang terbakar bukanlah lemak, tapi kalori. Selain itu, berolahraga dengan menggunakan jaket akan membuat suhu tubuh meningkat secara berlebihan dan akibatnya, Anda akan cepat lapar setelah anda melakukan olahraga dalam hitungan menit. Kondisi ini dapat menggagalkan program penurunan berat badan khususnya pada orang orang yang mengalami kegemukan ekstra (obesitas).

Jadi, jika Anda ingin menggunakan jaket saat berolahraga pastikan jaket anda tidak berbahan parasut atau tebal dan aktivitas olahraga Anda tidak melebihi 30 menit. Segera lepaskan jaket anda jika konsentrasi Anda mulai terganggu atau Anda merasa kepanasan. Sebaiknya anda melakukan olahraga menggunakan bahan kaus yang menyerap keringat agar lebih aman. Semoga bermanfaat. (RA/CM)

Daftar pustaka

  1. https://teknorus.com/dampak-negatif-olahraga-memakai-jaket-parasut/
  2. https://hellosehat.com/hidup-sehat/kebugaran/bahaya-lari-pakai-jaket/
  3. https://www.arbamedia.com/2016/09/bahaya-olahraga-memakai-jaket-tebal.html/

Apa saja soal Kesehatan #TanyaPakdok Lewat Aplikasi, Install Pakdok sekarang click Andoid Google Play atau IOS App Store